Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang di Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

Pusbintan Perkuat Kapasitas ASN melalui Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence

28/07/2026 17:14:00 Jesica 27

Pusbintan Perkuat Kapasitas ASN melalui Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence

Jakarta (28/07)– Pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) terus dilakukan sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi transformasi digital. Kali ini, Biro Perencanaan Kementerian Pertanian bekerja sama dengan Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian (Pusbintan) menyelenggarakan pelatihan bertema Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Penyiapan Bahan Pimpinan.

Kegiatan yang diikuti oleh 50 peserta ini diselenggarakan di Mess SDM Kementerian Pertanian pada Selasa, 28 Juli 2026. Pelatihan tersebut merupakan wujud komitmen Biro Perencanaan bersama  Pusbintan dalam meningkatkan kompetensi ASN, khususnya dalam pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung penyiapan bahan pimpinan yang lebih cepat, efektif, akurat, dan berbasis data.

Dalam kesempatan yang berbeda, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia merupakan faktor utama dalam mewujudkan swasembada pangan. Menurutnya, pembangunan pertanian yang maju dan modern tidak akan terwujud tanpa SDM yang kompeten dan berdaya saing.

"SDM adalah elemen krusial dalam pembangunan pertanian. Kita bertanggung jawab mencetak SDM berkualitas dan kompeten," ujar Mentan Amran.

Selain itu, Mentan Amran menekankan bahwa peningkatan kompetensi SDM menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas sektor pertanian Indonesia.

"Kemajuan pertanian kita sangat bergantung pada kemampuan dan kompetensi SDM. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan SDM melalui pelatihan dan pendidikan yang berkualitas," tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan bahwa pelatihan yang berkualitas akan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan keterampilan, pengetahuan, dan produktivitas ASN.

"Pelatihan bermutu akan memberi dampak nyata, seperti peningkatan keterampilan, pengetahuan, dan produktivitas," ujar Santi.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kompetensi SDM sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat kapasitas aparatur negara untuk mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Sementara itu, Kepala Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian, Indria Fitriani, menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia yang menggunakannya.

"Dalam bingkai besar transformasi menuju swasembada pangan ini, ada satu prinsip dasar yang harus kita pahami bersama. Secanggih apa pun sebuah teknologi, teknologi tersebut tidak akan memberikan dampak yang signifikan tanpa dukungan SDM yang mumpuni untuk menavigasikannya," ujar Indria.

Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara efektif dan bertanggung jawab, mulai dari teknik menyusun prompt yang tepat, mencari serta menganalisis informasi dari sumber yang kredibel, hingga menyusun bahan pimpinan dan presentasi secara lebih efisien. Dengan kompetensi tersebut, diharapkan ASN mampu mengoptimalkan pemanfaatan AI sebagai alat bantu dalam mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat, tepat, dan berbasis data.

Ke depan, Biro Perencanaan bersama PUSBINTAN akan terus mendorong pengembangan kompetensi ASN yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas aparatur dalam mendukung transformasi digital Kementerian Pertanian sekaligus mewujudkan pembangunan pertanian yang maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan.

Berita Sebelumnya :

https://pusatkompetensiasn.bppsdmp.pertanian.go.id/berita/kementan-perkuat-transformasi-sdm-unggul-melalui-pelatihan-digitalisasi-jaringan-agribisnis-taninelayan-pada-penas-ktna-xvii-tahun-2026