Kawal Seleksi JPT Pratama Kabupaten Seruyan, Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian Gelar Uji Kompetensi
Kawal Seleksi JPT Pratama Kabupaten Seruyan, Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian Gelar Uji Kompetensi
BOGOR, 16 Juni 2026 – Upaya penguatan kualitas kepemimpinan birokrasi di Kabupaten Seruyan terus dilakukan melalui pelaksanaan Assessment Center Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026. Sebanyak 41 peserta mengikuti rangkaian penilaian kompetensi untuk mengisi 9 posisi jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan.
Kegiatan penilaian kompetensi yang difasilitasi oleh Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian tersebut berlangsung selama dua hari, 15–16 Juni 2026, di Bogor dan dilaksanakan secara hybrid.
Penilaian kompetensi menggunakan metode Assessment Center tingkat sedang yang dirancang untuk mengukur kompetensi peserta serta memastikan kesesuaiannya dengan standar kompetensi level 4. Sebelum memasuki tahapan pengujian utama, peserta terlebih dahulu melaksanakan pengisian dokumen pra-asesmen pada 13–14 Juni 2026.
Rangkaian asesmen dimulai pada hari pertama dengan ujian psikotes serta dua instrumen simulasi utama, yaitu analisis masalah (problem analysis) dan diskusi kelompok terarah (Leaderless Group Discussion/LGD) yang dilaksanakan secara luring.
Memasuki hari kedua, proses penilaian dilanjutkan dengan wawancara berbasis kompetensi yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Tahapan tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran kompetensi peserta secara lebih komprehensif, sesuai dengan tuntutan dan karakteristik jabatan yang akan diisi.
Pelaksanaan kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Seruyan, H. Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si. Sebelum pembukaan, kegiatan diawali dengan penyampaian laporan teknis pelaksanaan oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, M.P.H.
Selanjutnya, Kepala Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian, Indria Fitriani, S.H., M.AP., menyampaikan laporan substansi pelaksanaan asesmen. Dalam laporan tersebut dipaparkan kerangka kerja, tahapan penilaian, serta standar kompetensi yang menjadi dasar dalam pelaksanaan Assessment Center.
Pelaksanaan Assessment Center menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi terbuka JPT Pratama karena memberikan gambaran mengenai kompetensi peserta berdasarkan serangkaian metode dan simulasi yang telah ditetapkan. Proses penilaian dilakukan dengan memperhatikan aspek kompetensi yang relevan dengan tuntutan jabatan pimpinan tinggi.
Untuk menjaga independensi, objektivitas, akuntabilitas, dan integritas seluruh proses penilaian, Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian menerapkan skema kolaborasi lintas instansi. Tim asesor yang terlibat tidak hanya berasal dari internal Kementerian Pertanian, tetapi juga melibatkan asesor profesional dari berbagai Kementerian/Lembaga/Daerah (K/L/D).
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan proses asesmen berlangsung secara profesional, objektif, dan komprehensif. Keterlibatan asesor dari berbagai instansi juga memperkuat prinsip independensi dalam pelaksanaan penilaian kompetensi.
Melalui pelaksanaan Assessment Center ini, hasil penilaian diharapkan dapat memberikan gambaran kompetensi peserta secara objektif dan terukur serta menjadi salah satu bahan pendukung bagi Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam tahapan Seleksi Terbuka JPT Pratama Tahun 2026.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian dalam memberikan fasilitasi penilaian kompetensi ASN lintas instansi. Melalui penyelenggaraan asesmen yang profesional, objektif, dan berintegritas, Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian terus mendukung terwujudnya ASN yang kompeten serta kepemimpinan birokrasi yang mampu menjawab kebutuhan organisasi dan tantangan pembangunan daerah. (JS)