Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang di Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian Tuntaskan Asesmen Ratusan Penyuluh Pertanian Seluruh Indonesia dalam Dua Hari

10/04/2026 09:00:00 Jesica 1

Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian Tuntaskan Asesmen Ratusan Penyuluh Pertanian Seluruh Indonesia dalam Dua Hari

BOGOR – Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian kembali membuktikan kapasitasnya sebagai pusat penilaian unggulan dengan sukses menyelenggarakan penilaian potensi dan kompetensi bagi Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian seluruh Indonesia serta Koordinator Penyuluh Pertanian Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau. Kegiatan yang berlangsung secara daring pada 10 s.d. 11 April 2026 ini diikuti oleh total 606 peserta.

Pelaksanaan asesmen berskala nasional ini merupakan bagian dari evaluasi kinerja berkala bagi para Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian. Melalui evaluasi ini, Kementerian Pertanian berupaya memastikan penguatan kelembagaan penyuluhan di tingkat lapangan tetap terjaga dan selaras dengan target pembangunan pertanian nasional.

Pemetaan Kompetensi untuk Program Strategis Kementan

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) dalam arahannya menegaskan bahwa pelaksanaan tes ini memiliki tujuan yang lebih luas dari sekadar penilaian rutin. Beliau menyampaikan bahwa asesmen ini dilakukan bukan untuk menentukan kelulusan atau ketidaklulusan para penyuluh pertanian.

"Penilaian ini lebih kepada upaya organisasi untuk memetakan kompetensi serta potensi yang dimiliki oleh setiap penyuluh secara akurat. Dengan pemetaan yang jelas, kita dapat menempatkan SDM yang tepat pada posisi yang tepat (right man on the right place), sehingga akselerasi program-program strategis Kementerian Pertanian di lapangan dapat terwujud secara optimal," tegas Kepala BPPSDMP.

Efisiensi Manajemen Asesmen Skala Besar

Salah satu aspek yang menonjol dalam kegiatan ini adalah kemampuan Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian dalam mengelola ratusan peserta dari berbagai zona waktu—WIB, WITA, hingga WIT—hanya dalam waktu dua hari. Keberhasilan tersebut didukung oleh pengaturan jadwal yang sistematis serta pemanfaatan infrastruktur digital yang andal, sehingga perbedaan zona waktu di berbagai wilayah Indonesia tidak menjadi kendala dalam menjaga kelancaran dan validitas proses penilaian.

Kepala Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian, Indria Fitriani, menyampaikan bahwa kelancaran pelaksanaan asesmen tidak terlepas dari penerapan manajemen waktu yang baik serta pembagian kelompok peserta yang disesuaikan dengan masing-masing zona waktu.

"Manajemen waktu dan pembagian kelompok yang presisi menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan asesmen. Kami berkomitmen memberikan layanan penilaian kompetensi yang cepat, efektif, dan tetap akurat, meskipun harus menangani ratusan peserta secara serentak dari berbagai wilayah Indonesia," ujar Indria Fitriani.

Metode Penilaian Komprehensif

Guna mendapatkan gambaran kompetensi yang utuh, Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian menerapkan metode penilaian beragam yang mencakup: Psikotes: Memetakan potensi kognitif dan profil kepribadian, Problem Analysis: Menguji kemampuan merumuskan solusi atas permasalahan penyuluhan wilayah, Leaderless Group Discussion (LGD): Mengangkat tema Diseminasi Teknologi dan Kelembagaan, guna memotret kemampuan kolaborasi. Dan Wawancara Singkat: Fokus pada aspek motivasi kerja dan kemampuan manajerial.

Dengan selesainya agenda besar ini, Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian mempertegas perannya sebagai mitra strategis dalam mewujudkan ASN pertanian yang profesional dan mampu mengawal kedaulatan pangan nasional. (JW)