Perkuat Sistem Merit, Pemerintah Kabupaten Karawang Gandeng Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian Petakan 68 Pejabat Strategis
Perkuat Sistem Merit, Pemerintah Kabupaten Karawang Gandeng Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian Petakan 68 Pejabat Strategis
KARAWANG – Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian kembali memperkuat kemitraan antarinstansi pemerintah melalui pelaksanaan Asesmen Pemetaan Potensi dan Kompetensi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, 28–31 Juli 2026, ini diikuti oleh 68 peserta yang terdiri atas 2 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama) dan 66 Pejabat Administrator. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya membangun basis data profil kompetensi ASN yang akurat untuk mendukung penerapan sistem merit serta penataan karier pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan secara tatap muka (offline) pada Selasa, 28 Juli 2026. Agenda tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang, serta Kepala Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang menyampaikan bahwa pemetaan potensi dan kompetensi merupakan salah satu instrumen penting bagi pemerintah daerah dalam mendukung tata kelola birokrasi yang adaptif dan profesional. Hasil asesmen diharapkan dapat menjadi dasar objektif dalam pengembangan potensi pegawai serta mendukung penataan jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian menyampaikan komitmen untuk melaksanakan proses penilaian secara independen, objektif, dan akuntabel guna menghasilkan gambaran potensi dan kompetensi ASN yang valid serta dapat dimanfaatkan dalam mendukung pengelolaan sumber daya manusia aparatur.
Pada hari pertama, seluruh peserta mengikuti rangkaian penilaian yang mencakup psikotes dan simulasi In-Tray untuk mengukur kemampuan manajerial, penetapan skala prioritas, serta pengambilan keputusan. Secara paralel, peserta juga dibagi ke dalam beberapa sesi untuk mengikuti diskusi kelompok terarah (Leaderless Group Discussion/LGD) guna memotret kemampuan komunikasi, interaksi sosial, dan kepemimpinan.
Memasuki hari kedua hingga hari terakhir, 29–31 Juli 2026, kegiatan difokuskan pada tahapan wawancara berbasis kompetensi yang dilaksanakan secara tatap muka. Untuk menjaga independensi, objektivitas, dan kualitas hasil penilaian, Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian melibatkan 10 asesor eksternal profesional yang berkolaborasi dalam proses pengujian dan pendalaman profil kompetensi masing-masing peserta.
Melalui pelaksanaan asesmen yang komprehensif ini, Pemerintah Kabupaten Karawang diharapkan memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai potensi dan kompetensi sumber daya manusia aparatur. Hasil pemetaan selanjutnya dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan bagi Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam mendukung penerapan manajemen talenta, penyusunan pola karier, serta penempatan ASN sesuai dengan kompetensi dan potensinya. (JS)