Dukung Seleksi JPT Pratama Badan Pangan Nasional, Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian Selenggarakan Uji Kompetensi 2026
Dukung Seleksi JPT Pratama Badan Pangan Nasional, Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian Selenggarakan Uji Kompetensi 2026
Bogor, 26 Mei 2026 — Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian memfasilitasi pelaksanaan Uji Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural dalam rangka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Badan Pangan Nasional (Bapanas) Tahun 2026. Kegiatan penilaian yang berlangsung selama dua hari, 25–26 Mei 2026, diikuti oleh 49 peserta yang berasal dari berbagai instansi pemerintah di seluruh Indonesia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan yang dilaksanakan secara hybrid. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dr. Idha Widi Arsanti, S.P., M.P., hadir secara daring dan memberikan sambutan kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, Kepala BPPSDMP menekankan pentingnya proses penilaian kompetensi yang objektif dan profesional dalam mendukung terwujudnya kualitas kepemimpinan di lingkungan pemerintahan.
Selanjutnya, Kepala Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian, Indria Fitriani, S.H., M.AP., turut memberikan sambutan dan arahan kepada peserta. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa pelaksanaan asesmen menjadi bagian penting untuk memperoleh gambaran kompetensi peserta sesuai dengan standar kompetensi jabatan yang dipersyaratkan.
Sementara itu, Kepala Biro Organisasi, Sumber Daya Manusia, dan Hukum Badan Pangan Nasional, Rachmad Firdaus, S.Hut., M.T., Ph.D., hadir secara langsung di lokasi kegiatan. Dalam sambutannya, disampaikan apresiasi atas fasilitasi pelaksanaan uji kompetensi serta pentingnya proses seleksi yang profesional, objektif, dan berintegritas dalam memperoleh kandidat terbaik untuk menduduki JPT Pratama di lingkungan Badan Pangan Nasional.
Pelaksanaan asesmen menggunakan Assessment Center metode sedang yang dirancang untuk mengukur kompetensi peserta sekaligus memastikan pemenuhan standar kompetensi level 4. Pada hari pertama, peserta mengikuti psikotes serta dua simulasi utama, yaitu analisis masalah (problem analysis) dan diskusi kelompok terarah (Leaderless Group Discussion/LGD) yang terbagi dalam delapan kelompok.

Rangkaian penilaian kemudian dilanjutkan pada hari kedua melalui wawancara berbasis kompetensi yang dilaksanakan secara langsung atau luring. Tahapan ini menjadi bagian dari proses penilaian untuk memperoleh gambaran kompetensi peserta secara lebih komprehensif.
Dalam rangka menjaga independensi, objektivitas, dan integritas proses penilaian, Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian melibatkan asesor internal Kementerian Pertanian serta berkolaborasi dengan asesor profesional dari berbagai Kementerian/Lembaga/Daerah (K/L/D).
Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian terhadap penyelenggaraan Seleksi Terbuka JPT Pratama Badan Pangan Nasional Tahun 2026 melalui proses penilaian kompetensi yang profesional, objektif, terukur, dan berintegritas. (JS)