Kementan Kembali Gelar Seleksi Terbuka JPT Pratama, 34 Peserta Ikuti Asesmen Kompetensi
Kementan Kembali Gelar Seleksi Terbuka JPT Pratama, 34 Peserta Ikuti Asesmen Kompetensi

Bogor (16/12) - Kementerian Pertanian melalui Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian kembali menyelenggarakan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama sebagai wujud komitmen penerapan sistem merit dalam pengisian jabatan strategis di lingkungan Kementerian Pertanian. Kegiatan asesmen ini diikuti oleh 34 yang telah lolos tahapan verifikasi administrasi dan penelusuran rekam jejak jabatan. untuk mengisi 15 jabatan strategis di Kementerian Pertanian.
Acara pembukaan assessment center dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme bagi setiap calon pimpinan
"Jadikan proses ini sebagai sarana untuk menunjukkan kesiapan bapak/ibu dalam mengemban amanah sebagai pimpinan birokrasi yang profesional dan berintegritas. Kami berharap melalui proses yang kredibel dan transparan, Kementerian Pertanian akan memperoleh talenta-talenta pimpinan terbaik yang mampu memperkuat kinerja organisasi dan mendukung pembangunan pertanian" tegas Kepala BPPSDMP.
Hal senada disampaikan oleh Indria Fitriani, S.H., Kepala Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian dalam laporannya beliau menyampaikan bahwa assessment center ini bertujuan untuk mengukur kompetensi manajerial dan sosial kultural para peserta sesuai dengan persyaratan jabatan yang akan diisi.
"Assessment seleksi terbuka ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan BKN Nomor 26 Tahun 2019 tentang Pembinaan Penyelenggaraan Penilaian Kompetensi ASN, dengan tujuan untuk melaksanakan pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkup Kementerian Pertanian" ujar Ibu Kepala Pusat.
Sebanyak 33 peserta mengikuti berbagai simulasi dan tes terstruktur selama pelaksanaan Assessment Center, dengan 1 peserta tercatat tidak hadir dari total 34 peserta yang terdaftar. Hasil dari seluruh tahapan ini akan menjadi salah satu pertimbangan utama bagi Panitia Seleksi dalam menentukan kandidat terbaik yang akan diusulkan untuk mengisi posisi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Kementerian Pertanian.
Diharapkan, melalui proses seleksi yang ketat dan transparan ini, akan terpilih para pimpinan yang mampu membawa inovasi dan peningkatan kinerja signifikan bagi sektor pertanian Indonesia. (JW)