Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian Fasilitasi Seleksi Terbuka JPT Pratama BMKG secara Daring
Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian Fasilitasi Seleksi Terbuka JPT Pratama BMKG secara Daring
BOGOR – Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian kembali dipercaya untuk menyelenggarakan kegiatan Assessment Center dalam rangka Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kegiatan ini dilaksanakan sepenuhnya secara daring (online) selama dua hari, dimulai tanggal 16 hingga 17 April 2026.
Meskipun dalam skala terbatas yang diikuti oleh 6 orang peserta, Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian tetap menerapkan standar penilaian yang ketat dan komprehensif. Metode yang digunakan adalah Assessment Center Sedang, sebuah skema penilaian yang menggabungkan berbagai instrumen untuk memastikan setiap kandidat memiliki profil kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi di BMKG.
Agenda penilaian dibagi menjadi dua tahapan utama untuk menjaga kedalaman analisis setiap aspek:
- Hari Pertama (16 April 2026): Peserta menjalani tahapan Psikotes untuk menggali potensi dasar serta simulasi Problem Analysis untuk mengukur kemampuan dalam mengolah data dan merumuskan kebijakan strategis.
- Hari Kedua (17 April 2026): Fokus beralih pada aspek interaksi dan kepemimpinan melalui Leaderless Group Discussion (LGD), serta verifikasi mendalam melalui Wawancara Berbasis Kompetensi.
Pelaksanaan secara daring ini dilakukan dengan memanfaatkan platform pertemuan virtual (Zoom meeting) dan sistem manajemen asesmen digital yang telah dikembangkan oleh Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian. Pemanfaatan teknologi ini menjamin kelancaran simulasi tanpa mengurangi validitas hasil asesmen.
Kepala Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian, Indria Fitriani menegaskan bahwa kerja sama lintas instansi ini menunjukkan peran strategis pusat asesmen Kementerian Pertanian dalam mendukung terciptanya pemimpin-pemimpin berkualitas di instansi pemerintah Indonesia. "Pelaksanaan asesmen ini merupakan wujud nyata kontribusi kami dalam penguatan sistem merit, guna menghasilkan pejabat pimpinan tinggi yang profesional di lingkungan BMKG," ungkapnya.
Hasil dari penilaian kompetensi ini nantinya akan diserahkan kepada Panitia Seleksi sebagai bahan pertimbangan utama dalam proses seleksi terbuka JPT Pratama tersebut. (jw)