Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang di Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

Penuhi 5 Jabatan Strategis Kemenperin, Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian Fasilitasi Asesmen JPT Pratama Secara Daring

07/08/2026 14:18:00 Jesica 19

Penuhi 5 Jabatan Strategis Kemenperin, Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian Fasilitasi Asesmen JPT Pratama Secara Daring

BOGOR – Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian kembali memfasilitasi penataan sumber daya manusia aparatur melalui penyelenggaraan Assessment Center dalam rangka Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Kementerian Perindustrian. Pelaksanaan uji kompetensi yang digelar secara daring selama dua hari, 4–5 Agustus 2026, ini diikuti oleh 16 peserta yang mengikuti seleksi untuk mengisi lima jabatan strategis setara Eselon II di lingkungan Kementerian Perindustrian.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi pada hari pertama oleh Kepala Biro Organisasi, Sumber Daya Manusia, dan Reformasi Birokrasi (OSDMRB) Kementerian Perindustrian, Dr. Ir. Heru Kustanto, M.Si. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pengantar substansi oleh Ketua Tim Assessment Center Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian, Cuk Dimas Sunandar, M.Psi., yang hadir mewakili Kepala Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian. Dalam kesempatan tersebut, disampaikan standar, mekanisme, serta kerangka penilaian yang digunakan dalam pelaksanaan asesmen.

Pelaksanaan seleksi menerapkan Assessment Center Metode Sedang yang dirancang untuk memotret kompetensi peserta secara komprehensif. Setelah pembukaan pada hari pertama, peserta mengikuti tahapan psikotes yang dilengkapi dengan beberapa instrumen penilaian, antara lain tes Mental Health dan tes Wartegg untuk memperoleh gambaran mengenai aspek psikologis dan kepribadian peserta. Tahapan tersebut kemudian dilanjutkan dengan simulasi In-Tray untuk mengukur kemampuan peserta dalam menentukan prioritas dan mengambil keputusan berdasarkan situasi yang dihadapi.

Memasuki hari kedua, rangkaian penilaian dilanjutkan melalui simulasi Leaderless Group Discussion (LGD) untuk mengidentifikasi kemampuan peserta dalam berkomunikasi, bekerja sama, menganalisis permasalahan, serta mengambil keputusan dalam dinamika kelompok. Tahapan selanjutnya berupa wawancara berbasis kompetensi yang dilaksanakan secara daring melalui platform digital.

Melalui pelaksanaan asesmen yang terstruktur dan objektif, Kementerian Perindustrian bersama Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian mendukung penerapan sistem merit dalam proses pengisian JPT Pratama. Hasil asesmen diharapkan dapat memberikan gambaran kompetensi masing-masing peserta sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam proses seleksi dan penetapan pejabat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pelaksanaan asesmen ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola manajemen ASN berbasis kompetensi, sehingga pengisian jabatan strategis dapat didukung oleh proses penilaian yang transparan, akuntabel, dan profesional.