Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang di Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

Kementan Siapkan Strategi Pangan 2025, Fokus Hilirisasi dan Penguatan ASN

08/12/2025 15:34:00 Jesica 243

Kementan Siapkan Strategi Pangan 2025, Fokus Hilirisasi dan Penguatan ASN

BOGOR, 8 Desember 2025 — Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengukuhkan komitmennya menuju swasembada pangan dan energi sebagai langkah utama menghadapi tantangan global. Arahan Presiden menekankan pentingnya hilirisasi pada komoditas nasional untuk menambah kekuatan ekonomi. Strategi kunci Kementan meliputi peningkatan produktivitas, peningkatan Indeks Pertanaman (IP), dan perluasan Luas Tambah Tanam (LTT). Berbagai program prioritas telah dijalankan, yang didukung oleh kebijakan Penurunan HET Pupuk Bersubsidi , hingga berhasil mendorong stok beras Bulog mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah. Kementan optimistis target swasembada pangan akan tercapai pada akhir tahun 2025

Dalam mendukung program tersebut, BPPSDMP (Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian) berperan aktif dalam penguatan sumber daya manusia dan aksi kemanusiaan. Dalam rangkaian Apel Pagi ini, turut dilaporkan mengenai aksi kemanusiaan "Kementan Peduli Bencana" bagi korban bencana di Sumatera. Kementerian Pertanian telah menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai total sekitar Rp 75,85 miliar , dan BPPSDMP sendiri berhasil menggalang donasi sukarela yang mencapai sekitar Rp 292.552.820.

Apel Pagi, yang dilaksanakan di Aula lantai 2 kantor Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian, dipimpin oleh Ibu Indria Fitriani, selaku Kepala Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Pertanian. Beliau menjelaskan bahwa Pusatnya memegang peranan vital dalam mendukung visi Kementan melalui penguatan kapasitas ASN. Dalam rangka penyelenggaraan meritokrasi, penilaian kompetensi dilakukan untuk pemetaan profil, perencanaan karir, dan identifikasi kebutuhan pelatihan. Sampai November 2025, Pusat Penilaian telah melaksanakan penilaian kompetensi kepada 1.364 asesi. Sebagai upaya pengembangan metode penilaian, persiapan pelaksanaan Situational Judgment Test (SJT) bagi PNS Kementan dijadwalkan pada 9-10 Desember 2025 untuk jabatan level 1 dan 2.

Pengembangan kompetensi dilaksanakan melalui penerapan Sistem Pembelajaran Terintegrasi dengan pendekatan Corporate University (CorpU) dan penyusunan Human Capital Development Plan (HCDP). Upaya ini didukung oleh 2.795 aset pembelajaran yang telah terhimpun hingga November 2025 , guna memberikan kemudahan pemanfaatan sumber daya pembelajaran bagi pegawai ASN secara efektif dan berkelanjutan. Dengan komitmen yang kuat, sinergi yang terjalin, serta penguatan kompetensi aparatur yang adaptif, diharapkan seluruh program strategis nasional ini dapat berjalan sukses, demi mewujudkan swasembada pangan dan kesejahteraan petani di masa depan